PUSPITUR Bekali Mahasiswa Indonesia di Turki dengan Dasar Penulisan Ilmiah melalui Kelas Kepenulisan Ilmiah “Kick-Off SIMIT 2026”

ANKARA/ONLINE, 5 Juli 2026 — Pusat Studi PPI Turki (PUSPITUR) sukses menyelenggarakan Kelas Kepenulisan Ilmiah “Kick-Off SIMIT 2026”, sebuah program pengembangan kapasitas akademik yang ditujukan bagi mahasiswa Indonesia di Turki. Diselenggarakan selama dua hari secara daring melalui Zoom Meeting pada 4–5 Juli 2026, kegiatan ini menjadi langkah awal PUSPITUR dalam membangun ekosistem akademik yang mendorong lahirnya budaya riset dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa Indonesia.

Antusiasme peserta terlihat sejak masa pendaftaran dibuka. Sebanyak 100 mahasiswa dari berbagai universitas di Turki maupun di Indonesia mendaftarkan diri dalam program ini. Berdasarkan rumpun keilmuan, peserta didominasi oleh bidang Sosial Humaniora (SOSHUM) sebanyak 68 peserta, sementara 26 peserta berasal dari bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya kebutuhan mahasiswa terhadap wadah pembelajaran yang membahas dasar-dasar penulisan ilmiah secara sistematis dan pragmatis.

Berbeda dari pelatihan penulisan ilmiah yang berfokus pada penyusunan artikel secara langsung, kelas ini dirancang sebagai jembatan pengenalan bagi mahasiswa untuk memahami fondasi akademik sebelum memasuki proses publikasi. Peserta diajak memahami bagaimana cara berpikir ilmiah dibangun, mengenali karakteristik metodologi penelitian berdasarkan rumpun keilmuan, hingga memahami struktur dasar sebuah artikel ilmiah.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai perbedaan paradigma penulisan antara bidang STEM dan SOSHUM, pengenalan paradigma penelitian, struktur IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion) yang umum digunakan dalam publikasi ilmiah, serta pengelolaan referensi menggunakan Mendeley dan teknik sitasi (body note). Selain itu, peserta juga dibagi ke dalam kelompok mentoring berdasarkan bidang keilmuan agar proses pembelajaran pada hari berikutnya dapat berlangsung lebih efektif.

Untuk memberikan perspektif yang beragam, PUSPITUR menghadirkan empat mentor yang berasal dari latar belakang akademik dan institusi berbeda, yaitu Qurrota A’yuni, S.Si., M.Si. (Ph.D Candidate Hacettepe University), Wimba Widagdho Dinutanayo, S.ST., M.Sc. (Maastricht University), Muhammad Ahsan Samad, Ph.D. (Universiti Kebangsaan Malaysia), serta Arif Darmawan, S.E., M.A. (Ankara Sosyal Bilimler Üniversitesi-ASBÜ). Kehadiran para mentor memberikan gambaran mengenai praktik penulisan ilmiah baik dari perspektif ilmu eksakta maupun ilmu sosial.

Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada sesi breakout room berdasarkan bidang keilmuan. Peserta STEM dan SOSHUM mengikuti kelas secara terpisah dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing disiplin ilmu.

Pada kelompok STEM, peserta melakukan mini review materi IMRaD, sitasi, dan struktur artikel, dilanjutkan dengan bedah contoh artikel ilmiah bidang STEM. Peserta kemudian berlatih menyusun judul dan rancangan metode penelitian sederhana sebelum memperoleh sesi mentoring dan umpan balik langsung dari mentor. Sesi ditutup dengan diskusi terbuka mengenai berbagai tantangan dalam penulisan ilmiah.

Sementara itu, pada kelompok SOSHUM, peserta melakukan penguatan kembali terhadap konsep paradigma penelitian, struktur penulisan, dan teknik sitasi. Melalui bedah contoh artikel bidang sosial humaniora, peserta diajak memahami bagaimana membangun argumentasi akademik serta penggunaan teori dalam penelitian. Setelah itu peserta menyusun rancangan awal judul dan latar belakang penelitian, yang kemudian didiskusikan secara langsung bersama mentor untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan.

Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga menghasilkan luaran nyata berupa draft awal tulisan ilmiah, mendapatkan umpan balik langsung dari mentor, serta mampu mengidentifikasi kendala yang mereka hadapi dalam proses penulisan akademik.

Kelas kepenulisan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi mahasiswa Indonesia di Turki yang ingin mulai menulis karya ilmiah namun masih merasa kesulitan menentukan langkah awal. Publikasi ilmiah bukan hanya tentang menulis artikel, tetapi tentang membangun cara berpikir ilmiah. Dengan adanya kelas kepenulisan ini, PUSPITUR ingin menghadirkan ruang belajar yang membantu mahasiswa memahami fondasi penelitian sesuai karakteristik bidang ilmunya sebelum melangkah ke proses publikasi.

Melalui penyelenggaraan Kelas Kepenulisan Ilmiah “Kick-Off SIMIT 2026”, PUSPITUR berharap dapat terus menghadirkan program-program akademik yang berkelanjutan sebagai wadah peningkatan kapasitas riset mahasiswa Indonesia di Turki. Program ini juga menjadi langkah awal dalam membangun komunitas akademik yang saling mendukung, berbagi pengalaman, serta mendorong lahirnya lebih banyak karya ilmiah berkualitas dari mahasiswa Indonesia di tingkat internasional.